Salah satu besaran fisika
yang telah kita kenal adalah waktu. Satuan Internasional untuk besaran
waktu adalah sekon (s). Satu sekon ini didefinisikan sebagai "The
duration of 9 192 631 770 periods of the radiation corresponding to the
transition between the two hyperfine levels of the ground state of the
caesium-133 atom. [13th CGPM (1967), Resolution 1]". Jadi
satu sekon adalah selang waktu yang diperlukan oleh atom sesium-133
untuk melakukan getaran sebanyak 9 192 631 770 kali dalam transisi dari
energi tingkat kedua ke tingkat energi dasarnya. Satu sekon juga
merupakan waktu yang diperlukan medan elektromagnetik untuk menyebar
sejauh 299.792.458 meter dalam ruang hampa.
Alat - alat ukur besaran waktu diantaranya adalah:
1. Jam matahari.
Sesuai dengan namanya, jam matahari dapat mengukur berdasarkan perjalanan banyangan matahari. Jam matahari tertua adalah obelisk (3500 SM) dan jam bayangan (1500 SM) dari peradaban Mesir dan Babilonia.
Penggunaan jam ini hanya terbatas pada siang hari saja.
2. Jam pasir
Jam ini terdiri dari dua tabung gelas yang terhubung dan salah satunya diisi denga pasir halus. Pasir mengalir dari tabung bagian atas ke tabung bagian bawahnya melalui celah sempit. Setelah tabung bagian bawah penuh, maka jam pasir bisa dibalik.
| Jam pasir analog |
| Jam pasir digital |
Jam pasir ini sering digunakan untuk acuan waktu pelayanan makanan siap saji, ujian praktek, dan acuan lamanya memasak.
3. Jam analog / digital (arloji)
Alat ukur waktu ini paling familiar karena sering kita gunakan dalam kehidupan sehari - hari. Ada beberapa jenis jam yang sering kita gunakan:
| Jam Analog (jam dinding) |
| Jam Analog (jam tangan) |
| Jam Digital |
Stopwatch digunakan untuk mengukur lamanya waktu yang diperlukan dalam suatu kejadian. Misalkan untuk mengukur waktu yang diperlukan oleh seorang atlet lari dalam menempuh 100 m atau waktu yang diperlukan bandul untuk bergerak harmonik.
| Stop watch digital |
| Stop watch analog |
5. Jam atom
Jam
atom adalah sebuah jenis jam yang menggunakan standar frekuensi
resonansi atom sebagai penghitungnya. Jam atom awal adalah maser dengan
peralatan lainnya. Standar frekuensi atom terbaik sekarang ini
berdasarkan fisika yang lebih maju melibatkan atom dingin dan air
mancur atomik.
Maser
untuk referensi frekuensi menggunakan ruangan (atau chamber) berbinar
berisi gas terionisasi, pada umumnya caesium, karena caesium adalah
elemen yang digunakan di dalam definisi resmi detik internasional.
Sejak
tahun 1967, Sistem Satuan Internasional (SI) telah mendefinisikan detik
sebagai 9.192.631.770 getaran dari radiasi yang berhubungan dengan
transisi antara dua tingkat energi dari ground state atom Caesium-133.
Definisi ini membuat osilator caesium (yang sering disebut jam atom)
sebagai standard utama untuk waktu dan pengukuran frekuensi (lihat
standard caesium). Kuantitas lain, seperti volt dan meter, berpegang
pada definisi detik sebagai bagian dari definisinya.
Isi
dari jam atom adalah sebuah microwave cavity (lubang resonansi) yang
berisi gas terionisasi, sebuah oscillator microwave tertala (tunable),
dan sebuah feedback loop yang digunakan untuk menyetel oscillator ke
frekuensi yang paling tepat dari karakteristik absorpsi (penyerapan)
yang ditentukan oleh perilaku masing-masing atom.
Sebuah
pemancar microwave mengisi ruangan dengan gelombang radio berdiri
(standing wave). Saat frekuensi radio bertepatan dengan frekuensi
transisi hyperfine dari caesium, atom caesium tersebut menyerap
gelombang radio dan selanjutnya memancarkan cahaya. Gelombang radio
membuat elektron menjauh dari nukleus. Saat elektron kembali ke dekat
nukleus, karena gaya tarik muatan yang berbeda, elektron tersebut
bergetar sebelum berdiam diri di tempat yang baru. Perpindahan ini
menyebabkan pancaran cahaya, yang sebenarnya adalah getaran listrik dan
magnetisme.
Sebuah
fotosel menerima cahaya tersebut. Saat cahaya itu meredup karena
frekuensi rangsangan telah bergeser dari frekuensi resonansi, peralatan
elektronik diantara fotosel dan pemancar radio menyetel frekuensi
pemancar radio itu.
Proses
penyetelan inilah letak sebagin besar kompleksitas sistem ini berada.
Penyetelan mencoba untuk menghilangkan efek samping, seperti frekuensi
dari transisi elektron yang lain, distorsi dalam medan kuantum dan efek
suhu dalam mekanisme tersebut. Sebagai contoh, frekuensi radio itu
diubah-ubah secara sinusoida untuk membentuk modulasi sinyal di
fotosel. Sinyal dari fotosel kemudian bisa didemodulasi untuk digunakan
sebagai kontrol terhadap pergeseran jangka panjang di frekuensi radio.
Dengan demikian, sifat-sifat ultra-akurat dari kuantum mekanika dari
frekuensi transisi atom caesium bisa digunakan untuk menyetel
oscillator microwave ke frekuensi yang sama (kecuali untuk kesalahan
eksperimentasi yang kecil). Dalam prakteknya, mekanisme feedback dan
pemantauan adalah jauh lebih kompleks dari yang dijelaskan di atas.
Saat jam baru dihidupkan, jam tersebut memakan waktu yang lama sebelum
bisa dipercaya.
Sebuah
penghitung menghitung jumlah gelombang yang dibuat oleh pemancar radio.
Sebuah komputer membaca penghitung, dan menghitungnya untuk merubah
angka tersebut kedalam sesuatu yang kelihatannya mirip dengan jam
digital atau gelombang radio yang dipancarkan. Tentu saja, yang
sebenarnya menjadi jam adalah mekanisme cavity, osilator, dan feedback
loop yang menjaga standar frekuensi yang mana menjadi dasar jam
tersebut.
Sejumlah
metode lain digunakan untuk jam atom untuk keperluan lainnya. Jam
Rubidium sangat disuka karena harganya murah, dan ukurannya yang kecil
(standard komersial sekecil 400 cm3), dan kestabilitasan jangka
pendeknya. Jam-jam ini banyak digunakan dalam aplikasi-aplikasi
komersial, portable, dan angkasa luar. Maser hidrogen (sering buatan
Rusia) memiliki stabilitas jangka pendek yang tangguh dibandingkan
dengan standard lain, namun memiliki kelemahan dalam akurasi jangka
panjang.
Sering,
satu standar digunakan untuk memperbaiki standard lainnya. Sebagai
contoh, sebuah aplikasi komersial menggunakan standar Rubidium yang
dipautkan ke sebuah penerima GPS. Sistem ini memiliki ketangguhan
akurasi jangka pendek, dengan akurasi jangka panjang setara ke standard
nasional waktu Amerika Serikat.
Umur
standar adalah sebuah masalah penting. Standard modern Rubidium bisa
bertahan lebih dari sepuluh tahun, dan menghabiskan ongkos sekecil US
$50. Tabung referensi Caesium sangat cocok untuk standar nasional, saat
ini awet sampai tujuh tahun, dan menghabiskan ongkos seharga US
$35.000. Standard Hidrogen bisa awet sepanjang umur.


0 comments:
Post a Comment