Pada
hari Minggu yang cerah, Bu Fitri pergi ke pasar buah - buahan. Ia
membeli buah mangga seberat 2 kg, buah apel seberat 2,5 kg, dan buah
durian seberat 5 kg.
Jika kita perhatikan secara
seksama, ada yang janggal dari cuplikan kisah tersebut. Coba, ada yang
bisa menyebutkan letak kejanggalannya? Ada yang tahu sesuatu yang
kurang tepat dari cuplikan kisah tersebut?
Ya, mungkin anda akan sedikit
bingung ketika satuan dari "berat" adalah "kg". Mungkin ada juga yang
pernah tahu bahwa yang memiliki satuan "kg" itu adalah "besaran massa".
Dengan demikian apakah sama antara 'massa' dengan 'berat'?
Kebanyakan orang menganggap
bahwa massa sama dengan berat. Namun dalam Fisika, kedua besaran
tersebut berbeda. Massa (berasal dari bahasa Yunani) adalah suatu sifat
fisika dari suatu benda yang digunakan untuk menjelaskan berbagai
perilaku objek yang terpantau.
Massa tidak ditentukan oleh
arahnya, maka massa termasuk besaran skalar. Satuan massa dalam Sistem
Internasional (SI) adalah kilogram (kg). Berbeda halnya dengan berat
yang merupakan besaran vektor. Satuan berat adalah newton (N).
Satuan kg ini merupakan salah satu dari tujuh besaran pokok.
Satu kilogram adalah massa sebuah kilogram standar yang disimpan di
Lembaga Berat dan Ukuran Standar di kota Serves, dekat Paris. Kilogram
standar berbentuk silinder yang terbuat dari platina - iridium. Standar
skunder (duplikasi dari ukuran standar ini) dikirim ke laboratorium
standar di berbagai negara. Secara peroidik kilogram skunder dibawa ke
Perancis untuk ditera kembali dengan kilogram standar.
Ide pembuatan kilogram standar
ini dimulai ketika terjadi reformasi pada revolusi Perancis.
Sebelumnya, konsep kilogram adalah massa satu desimeter kubik air yang
memiliki densitas (massa jenis) maksimum. Pada tahun 1795 seorang ahli
kimia Perancis Louis Lefèvre-Gineau dan seoarang nauralis Italia
Giovanni Fabbroni diberi tugas untuk menentukan seberapa masif dari
satu desimeter kubik air. Bersamaan dengan itu satu kilogram sementara
dibuat untuk tujuan komersil (sebagai acuan standar timbangan dalam
perdagangan). Setelah selesai penlitian, para penliti menyimpulkan
bahwa massa dari satu desimeter kubik air yang memiliki massa jenis
maksimum 99,92072% dari massa kilogram sementara.
Karena standar massa dari air
tidak stabil dan tidak nyaman untuk digunakan, standar kilogram
selanjutnya dibuat dari platinum. Untuk pembuatan standar kilogram
platinum ini, Mark Etienna Janety (seorang ahli perhiasan kerajaan yang
melarikan diri saat revolusi Perancis dimulai) dipanggil kembali ke
Paris. Pada tahun 1796, ia membuat massa standar (kilogram). Salah
satunya berbentuk silinder dengan diamter 39,4 milimeter dan tinggi
39,7 milimeter. Standar massa dari platinum ini diresmikan pada tahun
1799 yang disebut Kilogramme des Archives.
Pada 1870-an pemerintah
Perancis mensponsori serangkaian konferensi (1870, 1872) untuk membahas
bagaimana metrik standar terbaik harus dirancang, diproduksi dan
didistribusikan. Salah satu kesimpulan konferensi adalah bahwa standar
baru harus terbuat dari paduan platina-iridium. Standar baru siap untuk
distribusi sebelum CGPM (Générale des Poids Konferensi et Mesures)
pertama pada tahun 1889 yang disebut International Prototype Kilogram.

0 comments:
Post a Comment